64 comments on “HUMORIA

  1. Naik Motor Bertiga

    Pada suatu pagi yang cerah, seorang polisi tampak sumringah karena mendapat mangsa. Dia melihat sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melintas di hadapannya. Dengan semangat, ia pun mengejar pengendara tersebut. Perjuangan kerasnya pun berhasil, ia berhasil menangkap pengendara motor beserta pemboncengnya. Mereka pun segera digiring ke pos polisi dan diinterogasi.
    Pak Polisi : Selamat pagi adek tolong tunjukkan STNK dan SIMnya!”
    Pengendara: Ini pak surat-suratnya lengkap ada STNK dan SIM, keduanya juga belum kadaluarsa.”
    Pak Polisi : “Oke kalian tahu letak kesalahan kalian?”
    Pengendara:”Ngga tahu Pak?”
    Pak Polisi : “Kenapa kalian naik motor bertiga?”
    Pengendara: “Tadinya mau berempat Pak, sayangnya ngga muat.”
    Pak Polisi : “Dasar gila!!”

    • Wkwkwkwkwk….
      Dasar polisi, kalau kelhtan org naik motor boncengan lbh dari 2 kayak yg mau dapat harta karun aja.
      Mantap bang.

  2. Razia PKL

    Pada suatu malam yang dingin di pusat kota Jakarta, para pedagang kaki lima tampak sedang asyik melayani pembeli. Namun tiba-tiba, serombongan Satpol PP datang dan berencana mengacak-acak dagangan mereka. Beberapa pedagang pun berlarian sambil berusaha menyelamatkan barang dagangan. Namun anehnya, ada seorang pedagang yang tetap tenang berjualan dan melayani pembeli meski pasukan Satpol PP sudah mendekat.

    Petugas: “Haiii lo kok malah tenang-tenang
    disini? kagak ikut kabur lo?”
    Pedagang: “Lha ngapain harus lari Pak?”
    Petugas: “Lo kan tau dilarang berjualan disini? bisa kena denda tau?”
    Petugas: “Bapak ini kok aneh? pernah sekolah kagak seh? kan lebih baik saya jualan di sini daripada di tengah jalan.”
    Petugas: “Dasar aneh!!”

  3. Lambang Apotik

    Arya bertemu dengan Hendri di depan apotik Maju Lancar. Arya yang baru saja selesai membeli obat segera mengobrol akrab dengan teman lamanya tersebut. Mereka pun mengobrol asyik tentang masalah apotik.

    Arya : “Halooo Hendri sedang ngapain lo
    disini?”
    Hendri: “Gw mau beli obat, lo sendiri ngapain disini?”
    Arya : “Ini gw baru aja beli obat. Eh Hen lo
    merhatiin kagak kenapa yak lambang apotik tuh ular sama gelas?”
    Hendri: “Oh iya yak gw malah kagak
    merhatiin.”
    Arya : “Emang ngga ada hewan yang lain?
    Gajah gitu kan seru tuh?”
    Hendri: “Muke gile lo, kalau gajah sama gelas, pecah dunk gelasnya gimana seh lo”
    Arya : “Oh iya pinter juga lo.”

  4. Resep Cepat Kurus

    Pada suatu siang yang lumayan terik, seorang wanita berperawakan gemuk mengunjungi sebuah klinik kesehatan. Ia tertarik berkonsultasi tentang berat badan ke dokter di klinik tersebut. Menurut kabar burung yang beredar, dokter tersebut dikenal cukup ampuh menangani pasien yang menderita obesitas. Dengan muka penuh optimisme, ia pun segera menemui dokter tersebut.

    Dokter: “Pagi Mba ada yang bisa saya bantu. Ada keluhan apa?”
    Pasien: “Dok saya ingin sekali kurus,
    resepnya gimana?”
    Dokter: “Wah gampang sekali itu Mba. Anda cukup geleng-geleng saja selama dua bulan.”
    Pasien: “Sehari berapa kali Dok?”
    Dokter: “Cukup saat orang menawari makan saja. Gampang kan.”
    Pasien: “Dasar dokter sinting.”

  5. Mirip Sapi

    Pada suatu pagi di SD Maju Ceria, Pak Guru Hadi memberikan teka teki kepada murid-muridnya. Jason yang baru saja pindah dari sekolah SD di Jakarta pun merasa tertarik dengan teka-teki yang diberikan sang guru. Ia tampak begitu antusias menyimak pertanyaan yang diajukan gurunya.

    Guru : “Coba tebak anak-anak. Mata, hidung, telinga, mulut dan badan mirip sapi, tapi bukan sapi, benda apa ini?”
    Jodi : “Waduh apa yak Pak. Kerbau kali pak”
    Guru : “Salah tuh, kerbau kan hitam legam
    kayak kamu.”
    Jason: “Saya tau Pak Guru jawabannya pasti
    gambar sapi.”
    guru : “Wah betul pinter kali kau Jason.”

  6. Kelilipan Mobil Mewah

    Pada suatu sore yang cerah, Bona menghadiri acara arisan bersama dengan teman-teman kerjanya. Untuk menunggu pengocokan arisan, mereka pun mengobrol dengan asyiknya. Salah satu tema yang menjadi obrolan adalah tentang istri dan pacar mereka masing-masing. Bona yang sedang bermasalah dengan istrinya pun
    bersemangat mengeluarkan uneg-unegnya.
    Bona : “Heiii teman-teman kemarin istri gw
    baru saja kelilipan pasir.”
    Andre: “Wah parah dunk? terus gimana?”
    Bona : “Iya gw bawa ke dokter, apes deh gw habis 50 ribu cuy..”
    Ahsan: “Weh itu belum seberapa. Coba bayangin aja istri gw kelilipan mobil mewah. gw harus ke dealer habis 300 juta bayangin aja.”
    Bona : “Weks….”

  7. Hasil Ujian Yang Memuaskan

    Seorang anak bernama Bona pulang ke rumah dengan muka berseri- seri. Ia akan melaporkan hasil ujian akhir semester kepada papanya. Segera saja, Bona
    menghampiri papanya yang sedang bersantai di beranda belakang. Melihat muka bona yang berseri-seri, sang papa pun berharap ada kabar baik yang akan disampaikan Bona.

    Bona: “Pa hasil ujian sudah diumumkan.”
    Papa: “Wah gimana hasil ujianmu?”
    Bona: “Ujian Bahasa Inggris dan Matematika dapat 90 lho!”
    Papa: “Wah hebat anak papa yang satu ini.”
    Bona: “Iya dunk Bona gitu lhoo..”
    Papa: “Coba papa lihat! Lho itu totalnya yak?? Bahasa Inggris dapat 50, Matematika dapat 40?”
    Bona: “Iya papa hehehe…”

  8. Obat Nyamuk Sembuhkan Batuk

    Pada suatu pagi, Momon pergi ke pasar untuk membeli sayur. Saat tiba di pasar, ia tertarik dengan kerumunan orang di depan pasar. Setelah bertanya kiri kanan akhirnya Momon mengetahui kalau ada acara konsultasi pengobatan gratis. Ia pun tertarik untuk menyambangi karena dirinya memang sedang terserang batuk akut. Saat dibuka sesi tanya jawab, Momon segera mengajukan pertanyaan terkait penyakitnya.

    Momon: “Om ada obat batuk kagak. Sudah
    seminggu lebih neh batuk ane kagak sembuh-sembuh.”
    Tabib : “Ada Mas, mau ambil paket apa?
    paket satu, dua, atau tiga.”
    Momon: “Wah paketnya beli yak kirain gratis.”
    Tabib : “Iya paket obatnya beli, konsultasinya yang gratis.”
    Momon: “Oh iya kalau gitu ane konsultasi aj. Kata tetangga ane, obat nyamuk bisa
    ngobatin batuk. Bener kagak tuh?”
    Tabib : “Betul saudara silakan dicoba kalau
    tidak percaya. Dijamin tidak batuk lagi. Untuk selama-lamanya.”

  9. Bunga Yang Menyakitkan

    Pada suatu pagi, Viola yang baru berusia tujuh tahun memasuki
    ruang kelas barunya. Ia baru saja pindah dari
    sekolah di kota ke desa. Ia pun dengan
    antusias memasuki ruang kelas barunya.
    Disambut dengan riuh oleh teman-teman dan
    guru barunya di kelas dua SD Maju Mundur. Ia pun langsung berkenalan dengan ibu guru dan
    teman-teman barunya. Di ruang kelas lima SD
    Maju Mundur, Bu Ngatini ternyata sedang
    memberikan pelajaran Ilmu Pengetahuan
    Alam. Untuk menarik perhatian murid-
    muridnya, ia pun memainkan metode tebak- tebakan. Bu Guru: “Anak-anak coba tebak apa nama
    bunga yang berduri?”
    Murid : “Mawar bu..”
    Bu Guru: “Betul sekali. Selain mawar berduri,
    bunga apa yang sakit kalau kena orang?”
    Viola : “Bunga Tini lagi ngamuk, lempar gelas, piring sama termos.”

  10. Pendaratan Darurat Pesawat

    Sebuah pesawat mengalami kerusakan mesin dan harus
    melakukan pendaratan darurat. Sang pilot
    pun segera meminta izin untuk melakukan
    pendaratan darurat kepada otoritas bandara.
    Tidak lupa sang pilot melaporkan kondisi
    pesawat kepada otoritas bandara. Otoritas bandara pun segera menyiapkan tempat
    untuk pendaratan darurat. Pilot : “Mayday.. mayday izin mendarat
    darurat yak!”
    Bandara: “Bentar yak saya cek dulu..”
    Pilot : “Okay kami tunggu kabar
    selanjutnya.”
    Beberapa saat kemudian, otoritas bandara pun memberi kabar gembira pada sang pilot.
    Bandara: “Boleh silahkan melakukan
    pendaratan darurat, laporkan posisi dan
    ketinggian Anda!”
    Pilot : “Posisi duduk paling depan, tinggi
    sekitar 170 cm..”

  11. Ban Lebih Cepat BotaK

    Pada suatu pagi Panjul ingin berkonsultasi kepada Bapaknya. Ia
    penasaran dengan masalah ban sepeda
    motornya. Ia merasa heran dengan ban
    motor belakangnya yang lebih cepat gundul
    dibanding ban depan. Padahal ia sudah
    membeli ban dengan kualitas nomor satu. Panjul : “Pak Panjul lagi bingung neh..”
    Bapak : “Bingung kenapa anakku?”
    Panjul : “Pak Kenapa seh ban belakang lebih
    cepat botak dibanding ban depan?”
    Bapak : “Sebab ban belakang stres Jul, mikir
    bagimana caranya mendahului ban depan.” Panjul: “Oalah..”

  12. Dilarang Pergi Malam

    Pada malam bulan purnama, seorang gadis remaja berkeinginan pergi bersama teman-temannya untuk pergi keliling kota. Ia pun segera meminta izin ibunya agar diizinkan pergi bersama teman-temannya. Namun sayangnya keinginan sang gadis ditolak mentah-mentah oleh sang ibu. Karena merasa terkekang, sang gadis pun melancarkan protes kepada ibunya.
    Gadis: “Mama kenapa seh kok aku dilarang
    pergi malam-malam sama teman-emanku?
    Aku kan cuma pengin senang-senang, jenuh dirumah mulu”
    Mama: “Huss soalnya anak perawan tidak
    boleh keluyuran malem-malem pamali tahu.”
    Gadis: “Lha kan aku udah ga perawan Ma!”

  13. Lagu Cinta

    Sepasang kekasih sedang memadu kasih di depan tivi. Mereka
    tampak asyik bercumbu sambil sesekali
    menyantap sepiring pisang goreng dan
    sebungkus kacang garing. Sang cowok pun
    mencoba mengeluarkan rayuan maut untuk
    menggoda kekasihnya. Sang cewe pun merespon dengan mesranya. Cowo: “eh kalau tiap inget kamu,selalu deh
    pengen denger lagu cinta.
    Cewe: “iih,so sweet deh kamu..jadi tambah
    sayang deh.”
    Cowo: “Aku juga makin cinta sama kamu.”
    Cewe: “emang lagu cinta yg mana?” Cowo: “Cinta Satu Malam.”

  14. Kentut Bau Parfum

    Sepasang kekasih sedang pacaran di depan warung. Mereka
    tampak mengobrol sambil bergandengan
    tangan dengan mesranya. Kelihatannya, sang
    cowok sangat romantis memperlakukan
    kekasih tercintanya. Sang cewek pun
    membalas perlakuan cowoknya dengan nada manja. Namun, sang cowok tiba-tiba mencium
    bau busuk. Ia pun mencurigai ceweknya
    kentut. Cowo: “Beib, kamu kentut ya?”
    Cewe: “iya, Cin maaf ya.”
    Cowo: “baunya kok kayak parfum Prancis
    Cewe: “pasti wangi ya? hehehe…”
    Cowo: “bukan wangi tapi tahan lamanya itu
    lho….”

  15. Body Makin Berbentuk

    Ahmad berjumpa dengan sahabat lamanya, Budi dalam acara
    reuni SMP. Mereka pun langsung mengobrol
    akrab. Ahmad pun bercerita tentang
    perjalanan kesuksesan hidupnya. Tidak mau
    kalah dengan sahabatnya, Budi pun
    menceritakan kesuksesan karir dan percintaannya. Ahmad: “Gimana kabar lo Bud?”
    Budi: “Sehat dan makin kaya aja gw lo
    gimana?”
    Ahmad: “Kalau gw lo lihat diri makin ganteng
    aja”
    Budi: “Percaya gw..” Ahmad: “wuih, gile bodi lu makin berbentuk
    aja Bud!”
    Budi: “nyindir ya lo! body gw kan makin bulet
    gini.”
    Ahmad: “iya, maksud gw badan lo makin
    berbentuk bulat.”

  16. Jam Ganjil

    Anang baru saja mendapat warisan berupa jam dinding dari
    kakeknya yang baru saja meninggal dunia
    dua minggu lalu. Kakek Anang mengklaim
    jam tersebut sebagai jam keramat. Anang
    pun lalu menaruh jam tersebut di dinding
    kamarnya. Namun, selama jam tersebut berada di kamarnya, ia merasa banyak
    keanehan yang menghinggapi jam tersebut.
    Jam itu selalu berdentang 13 kali, posisi
    angkanya juga sering bertukar. Karena
    merasa takut, ia pun lalu membawa jam
    tersebut ke tukang reparasi jam. Namun tukang reparasi menyatakan tidak ada
    kerusakan di jam tersebut. Karena masih
    penasaran dan takut, Anang pun lalu
    menyewa paranormal untuk memeriksa jam
    keramat. Anang: “Bagaimana Mbah adakah keganjilan
    pada jam saya?”
    Dukun: “Aduhhh Mas ada banyak keganjilan
    di jam tersebut.”
    Anang: “Serius Mbah mana aja yang ganjil?”
    Dukun: “Ini nih ada angka 1, 3, 7, 11….” Anang: “???……”

  17. Oleh-Oleh Ikat Pinggang

    Pada suatu pagi yang cerah, di sebuah kampung nan indah
    berkumpullah seorang kakak dengan adik-
    adik yang mengerumuninya. Sang kakak
    sedang berpamitan untuk merantau ke kota
    besar. Sang kakak pun lalu menanyakan
    kepada adik-adiknya ingin dibawakan oleh- oleh apa seandainya dia nanti pulang. Kakak: “Haiii Joko kamu minta oleh-oleh apa
    jika nanti kakak pulang?”
    Joko : “PS aja Kak, buat maen game. Capek
    neh ke rental terus.”
    Kakak: “Okay nanti kakak usahakan. Kalau
    kamu Aryo, kamu pengin apa?” Aryo : “Apa yak..ehmmm dompet aja Kak.”
    Kakak: “Oke deh gampang itu. Kalau kamu
    mau apa Bud?”
    Budi : “Aku pengin ikat pinggang.”
    Kakak: “Waduh kayaknya kakak ngga
    sanggup. Soalnya susah harus narik dari pinggang orang. Terlalu beresiko, yang lain
    aja”

  18. Lebih Miskin

    Pada suatu pagi yang cerah, Andre sedang berjalan-jalan keliling
    kota kelahirannya. Sebagai anak rantau yang
    sukses, ia ingin bernostalgia dengan
    menyusuri jejak masa kecilnya di kota kecil
    tempat ia menghabiskan masa mudanya.
    Setelah menyusuri alun-alun kota, ia pun bergegas pergi ke pasar tradisional yang
    terletak di pusat kota. Saat menyusuri pasar
    yang penuh kenangan tiba-tiba, Andre
    dihampiri seorang pengemis tua. Pengemis : “Tolong saya tuan saya butuh Rp.
    3000 untuk mengisi perut Tuan!”
    Andre : “Maaf tidak punya!”
    Pengemis : “Kalau gitu beri saya Rp. 2000
    untuk semangkuk bubur, Tuan!”
    Andre : “Wah tidak punya!” Pengemis : “Kalau gitu Rp. 1000 untuk segelas
    es teh, Tuan!”
    Andre : “Aduh tidak punya!”
    Pengemis : “Waduh…ternyata nasib Tuan
    lebih parah dari saya!”

  19. Operasi Gigi Gratis

    Seorang kakek yang terkenal sebagai miliuner terpandang di kota
    Maju Mundur berniat untuk memeriksakan
    gigi. Selama tiga hari berturut-turut, ia
    merasakan giginya terasa linu. Ia pun segera
    memanggil dokter gigi ternama di seantero
    kota. Maka datanglah sang dokter ke rumah kakek miliuner, setelah diperiksa beberapa
    menit maka dokter berkesimpulan gigi
    kakek miliuner harus dicabut. Beberapa
    menit kemudian sang kakek miliuner pun
    selesei menjalani operasi cabut gigi. Kakek : “Berapa biaya semuanya Dok?”
    Dokter: “Ehmmm ngga usah Kek. Gratis kok.”
    Kakek : “Oalahhh makasih banyak yak Dok.
    Semoga kebaikan Dokter dibales sama Yang
    Kuasa. Amin.”
    Sang dokter pun bergegas pulang. Kemudian anak dari kakek miliuner pun menghampiri
    kakeknya yang barusan sukses dioperasi
    giginya.
    Anak : “Gimana Pa? Udah ngga sakit lagi
    kan?”
    Kakek: “Iya udah ngga sakit lagi. Eh tadi dokternya baik banget, operasi cabut giginya
    gratis lho..”
    Anak : “Serius gratis? Coba kulihat mana yang
    dicabut. Gigi emas kakek kemana?”

  20. Izin Berburu Kadaluarsa

    Untuk mengisi waktu libur, Danang berencana untuk pergi berburu
    celeng di hutan. Segera saja ia
    mengumpulkan teman-temannya untuk
    bersegera menjelajah hutan. Setelah
    terkumpul beberapa orang, Danang dan
    teman-temannya segera menuju ke hutan. Namun sebelum memasuki hutan, mereka
    dicegat oleh polisi hutan. Polisi hutan
    mencurigai mereka sebagai pemburu liar. Polisi: “Selamat pagi Pak!!”
    Pemburu: “Iya Pak.”
    Polisi: “Boleh minta tolong menunjukkan izin
    berburu Anda?”
    Pemburu: “Ini Pak silakan dicek.”
    Polisi: “Wah ini kan sudah kadaluarsa, udah habis sejak tiga bulan yang lalu. Anda sudah
    tidak bisa berburu celeng di hutan ini.”
    Pemburu: “Memang betul Pak izinnya sudah
    kadaluarsa. Tapi saya kan sedang berburu
    celeng yang saya tangkap tiga bulan yang
    lalu.” Polisi: “???…”

  21. Penyelam Luar Biasa

    Saat berlibur ke Pulau Bali, Anton menyempatkan diri menyalurkan
    hobinya yaitu menyelam. Anton pun
    bersegera mencari spot terbaik untuk
    diselami. Setelah menemukan spot terbaik,
    Anton segera menceburkan diri ke dalam
    laut. Saat sedang asyik melihat-lihat terumbu karang dan ikan-ikan yang menari di
    kedalaman 7 meter ia terkejut bukan
    kepalang. Ia tidak menyangka, tiba-tiba ada
    seseorang berada di sampingnya, menyelam
    tanpa peralatan selam. Anton pun kemudian
    turun ke kedalaman 20 meter, ia kaget orang yang tadi dilihatnya menyusulnya.
    Anton pun kemudian turun hingga kedalaman
    40 meter berharap dapat pemandangan yang
    lebih asyik. Anton makin kaget bercampur
    kagum, orang yang dilihatnya tadi pun turun
    mengikutinya. Anton makin heran karena gaya menyelam orang tersebut aneh, seperti
    orang yang sedang menari-nari. Merasa
    penasaran, Anton pun mendekati orang
    tersebut sambil memberikan white board
    dan spidol dengan tulisan: “Wah Anda hebat
    banget!!! luar biasa. Saya penasaran bagaimana caranya menyelam sedalam ini
    tanpa memakai peralatan?” Orang itu pun
    mengambil white board dan spidol yang
    disodorkan Anton lalu menulis: “Dasar bodoh,
    Gua tenggelam Cyinn!!!!”

  22. Tes Angka

    Pada suatu pagi yang cerah, Bono menjalani hari pertama
    bersekolah di TK Maju Mundur. Bono baru
    saja pindah dari TK di Jakarta karena
    mengikuti ayahnya yang berpindah tugas ke
    Solo. Pelajaran pada jam pertama diisi
    dengan mata pelajaran berhitung yang dipandu oleh Bu Bena. Bono tampak antusias
    mengikuti jalannya pelajaran. Beberapa
    menit berlalu, Bono akhirnya dites oleh Bu
    Bena masalah pengetahuan angka. Bena: “Haiii Bono sehabis angka tiga terus
    lanjut keberapa coba?”
    Bono: “mmm…empat bu guru.”
    Bena: “Wah hebat betul sekali. Siapa yang
    mengajari?”
    Bono: “Diajarin sama Mama, Bu Guru.” Bena: “Okay coba kalau habis 10 lanjut
    berapa?”
    Bono: “Jack Bu Guru.”
    Bena: “Dasar…”

  23. Pekerja Seks Hamil Tua

    Seorang pekerja seks bernama Cinta sedang hamil delapan bulan.
    Perutnya sudah tampak membuncit namun ia
    tetap beroperasi di malam pergantian tahun
    ini. Sambil menunggu pelanggan datang, Cinta
    pun mengobrol dengan rekan seprofesinya
    yang bernama Tata. Tata: “Cin dah berapa bulan lo hamil?”
    Cinta: “Delapan bulan Ta…”
    Tata: “Kira-kira mau kau beri nama apa
    anakmu ntar kalau udah lahir?”
    Cinta:”Bram aja deh..”
    Tata:”Punya makna khusus kayaknya tuh nama.”
    Cinta:”Ah ngga juga Bram cuma singkatan
    dari beramai-ramai.”

  24. Restoran Prancis

    Pada malam pergantian tahun, seorang pemuda bernama Jono
    mengajak kekasih tercintanya makan malam
    di sebuah restoran Prancis. Jono yang baru
    pertamakali mengunjungi restoran elit
    tersebut tampak gugup karena ia biasa
    makan di warteg. Namun karena ingin membuat kekasihnya terkesan, ia pun
    bergaya seolah-olah sudah sering makan di
    restoran mewah.
    Sambil meneguk anggur yang dihidangkan,
    Jono mengambil daftar menu dan mulai
    memesan. Pelayan restoran pun segera menghampiri Jono untuk mencatat pesanan
    tamunya tersebut. Karena bingung melihat
    menu yang semuanya berbahasa Prancis,
    Jono pun akhirnya memesan sembarangan. “Mas, saya pesan Jean Pierre Papin dua porsi
    yak.” pesan Jono pada seorang pelayan.
    “Maaf Tuan,” Jawab si pelayan.”Itu nama
    pemilik restoran ini.”

  25. Krim Cantik Mama

    Pada suatu sore yang cerah, Panji sedang bermain di kamar mamanya. Panji tampak penasaran dengan perilaku mamanya yang sedang mengoleskan krim pembersih ke mukanya.
    Ia begitu serius mengamati detik demi detik proses pengolesan krim ke muka mamanya. Merasa penasaran, ia pun mengajukan pertanyaan kepada sang mama tersayang.

    Panji: “Ma mama krim itu buat apaan seh?”
    Mama: “Krim ini gunanya untuk membersihkan muka mama dari kotoran
    agar mama kelihatan cantik Sayang.”
    Panji: “Ohhh gitu…”
    Beberapa saat kemudian sang mama mengambil kapas dan mengusap krim yang menempel di wajahnya.
    Panji: “Lho kok malah dihapus cih? kenapa
    Ma? putus asa yak?”
    Mama: “Haa kurang ajal..”

  26. Hadiah Ulang Tahun Anak Konglomerat

    Sebagai hadiah ulangtahun kedelapanbelas, seorang remaja putra dari seorang yang konglomerat baru
    saja di belikan sebuah motor besar Harley Davidson oleh ayahnya. Padahal dia sendiri tidak mahir mengendarai sepeda motor. Pada saat malam ulang tahunnya, dia pun berkeliling kota mengendarai motor besarnya tersebut. Saking enaknya naik
    motor besar, dia pun mulai kebut-kebutan di
    jalan. Setelah hampir tiga jam kebut-kebutan,dia pun menghampiri seorang pengendara motor lain yang sedang berjalan.
    Anak konglomerat: “Pak..Pak, punya motor seperti motor saya tidak? ”
    Pengendara motor: “Aku tidak punya!”,
    (sambil berpikir “Sombong banget tuh anak!”)
    Lalu si anak melaju lagi sambil menghampiri seorang pengendara taksi.
    Anak konglomerat: “Om… om, punya motor seperti motor saya tidak? ”
    Pengendara mobil: “Saya tidak punya!!”,
    (sambil berpikir “Sialan sombong banget tuh
    anak baru juga punya Harley”)
    Kemudian si anak melaju lagi sambil menghampiri seorang supir truk.
    Anak konglomerat: “Mas… mas, punya motor
    seperti motor saya tidak? ”
    Supir truk: “Mana punya!!! menghina banget. Emang kenapa lo tanya begitu?”
    Anak konglomerat: “Nggak mas, saya cuma tidak tahu rem-nya ada dimana?! “

  27. Kakek Jatuh Dari Lantai Empat

    Pada suatu sore yang ditemani dengan gerimis hujan, seorang
    kakek sedang menemani cucunya bermain di
    teras rumah. Sang kakek pun menceritakan
    banyak cerita menarik kepada cucunya agar
    sang cucu tidak termakan dengan kebosanan.
    Sang kakek pun lalu menceritakan kejayaan masa mudanya.
    Kakek: “Cu dulu pada waktu kakek masih seumuran ayahmu, kakek pernah jatuh dari lantai empat gedung bertingkat lho…”
    Cucu: “Wah mengerikan sekali, tapi kakek tidak kenapa-napa kan?”
    Kakek: “Oh ngga papa kok..cuma jari kelingking kakek aja yang keseleo.”
    Cucu: “Wah kakek hebat..”
    Kakek: “Tapi jari yang lain termasuk tangan kakek patah semua.”

  28. Nenek Mabuk di Dalam Bis

    Seorang nenek merasa pusing bukan kepalang saat berada di dalam
    bus antarkota jurusan Jakarta-Tegal. Di
    sampingnya duduklah seorang pemuda
    berbadan tegap. Merasa iba dengan kondisi
    sang nenek, pemuda itu pun mengajak sang
    nenek untuk mengobrol dan menawari air minum. Pemuda: “Nenek mabuk yak?”
    Nenek: “Iya neh Cu, rasanya mual banget
    pengin muntah.”
    Pemuda: “Owww….minum air putih aja Nek
    biar agak enakan. Ini saya bawa.”
    Nenek: “Oh ngga usah makasih. Tapi bolehkah nenek melihat muka kamu
    sebentar?”
    Pemuda: “Boleh dunk Nek. Emang kenapa
    Nek?”
    Nenek: “Biar muntahnya lebih cepat.”

  29. Korban Perampokan yang Beruntung

    Seorang pemilik toko sedang diwawancarai seorang reporter televisi karena tokonya baru saja dirampok.
    Sang reporter heran karena sang pemilik toko tidak menampakkan muka sedih karena baru saja kerampokan. Sang pemilik toko malah menebarkan banyak senyum. Sang reporter pun menjadi penasaran untuk mengulik lebih dalam penyebab bahagianya sang pemilik toko.
    Reporter: “Toko anda kan barusan dirampok, kok Anda malah tidak merasa sedih.”
    Pemilik: “Iya Mas saya sangat bersyukur dengan peristiwa perampokan ini.”
    Reporter: “Emangnya kenapa Pak? dasar aneh.” Pemilik: “Saya bersyukur perampokannya berlangsung hari ini bukan kemarin, perampokan hari ini saya cuma rugi Rp 100 juta bukan Rp 200 juta. Soalnya hari ini toko saya sedang menggelar diskon lima puluh persen.”

  30. Buyung Beli Sarung

    Pada suatu pagi yang mendung, Buyung pergi ke pasar untuk
    membeli sarung. Sambil menenteng duit
    seratus ribuan, Buyung tampak bersemangat
    melangkah menuju ke pasar dekat terminal
    kota. Hingga akhirnya, sampailah dia ke
    pasar yang ia tuju. Buyung pun lantas mencari sarung yang dia
    inginkan. Ia mulai menjelajahi kios satu ke
    kios yang lain. Ia juga mencoba berbagai
    motif sarung dari yang kotak-kotak, batik,
    hingga motif konvensional. Hingga tiga jam
    berlalu, Buyung belum juga menjatuhkan pilihan. Sang pedagang sarung pun heran lalu
    menghampirinya.
    Pedagang: “Belum dapat yang cocok
    sarungnya Mas?”
    Buyung: “Iya Mas sarungnya kok semuanya
    longgar yak..”

  31. Mencium dan Memeluk Model

    Seorang wanita cantik dan sexy mengadu ke kantor polisi karena ia
    merasa mengalami pelecehan seksual oleh
    seorang pelukis. Wanita yang berprofesi
    sebagai model lukisan tersebut mengaku
    tidak terima jika dirinya dipeluk dan diciumi
    oleh orang yang melukis dirinya. Setelah menerima laporan, polisi pun langsung
    menginterogasi sang pelukis. Polisi: “Apa alasan Anda menciumi dan
    memeluk model yang sedang Anda lukis?”
    Pelukis: “Saya tidak bisa menahan diri Pak
    Polisi padahal biasanya saya selalu bisa
    menahan diri untuk tidak memeluk dan
    mencium model.” Polisi: “Emang berapa model yang
    sebelumnya telah Anda lukis?”
    Pelukis: “empat Pak Polisi dan biasanya saya
    tidak tergoda dengan mereka.”
    Polisi: “Siapa saja mereka?”
    Pelukis: “tas, kuda, apel, dan ikan.”

  32. Kata Barangkali

    Pada suatu pagi yang cerah di sebuah kelas 4 SD Suka Ria, ibu guru
    sedang memberikan pelajaran bahasa
    Indonesia. Bu Guru tampak asyik mengajar
    murid-murid yang tampak mungil dan lucu.
    Bu guru pun lalu memberikan pertanyaan
    kepada mereka untuk menguji kepintaran. Guru: “Selamat pagi murid-muridku yang
    lucu. Coba Ibu mau tanya siapa diantara
    kalian yang bisa membuat kalimat dengan
    menggunakan kata barangkali?”
    Agus: “Saya bisa Bu Guru. Barangkali saya
    anak yg paling ganteng di dunia ini.” Guru: “Wah bagus sekali…hayoo siapa lagi
    yang bisa.”
    Bobi: “Barangkali di kelas ini saya yang
    paling pinter.”
    Dery: “Saya bisa Bu. Batu, pasir, kerikil, ikan
    adalah BARANG KALI!!!”

  33. Bermain Bersama Capung

    Di sebuah kebun belakang rumah yang penuh dengan
    tumbuhan ranum seorang anak bernama
    Panji sedang bermain. Panji tampak asyik
    didampingi oleh ibunya bermain dengan
    seekor capung yang baru saja ia tangkap.
    Dengan penuh tawa, Panji pun mulai memainkan sang capung berukuran mungil
    tersebut. Ibu : “Eh.. dilepaskan tuh capungnya, kasihan
    mau mati.”
    Anak: “Memangnya kenapa Ma?”
    Ibu : “Ntar induknya datang lho!”
    Anak: “Gede ngga Ma?”
    Ibu : “Gede sekali, sebesar guling!” Anak: “Wah… asyik! Ma, ntar kalau induknya
    datang, bantuin tangkap ya ma, mau naik
    capung gede nih !”

  34. Letak Rem Bajaj

    Suatu pagi yang cerah, Panjul yang sedang dalam perjalanan ke
    sekolah berpapasan dengan Pak Lurah di
    halaman Balai Desa. Pak Lurah pun ingin
    mengetes kepintaran Panjul yang dikenal
    sebagai anak pintar. Panjul pun melayani
    tantangan Pak Lurah dengan senang hati. Lurah : “Njul, tahu nggak bajaj itu remnya di
    mana?”
    Panjul: “Di pundak, Pak!”
    Lurah : “Ngawur Kamu, kok bisa?”
    Panjul: “Kalo mau berhenti kan nyolek
    pundak, trus bilang Bang.. stop Bang..” Lurah : “Hahahaha….”

  35. Kambing Bawa Monyet

    Dua orang pemuda bertemu di sebuah acara reuni. Mereka
    kemudian mengobrol dengan asyiknya
    sambil menikmati aneka hidangan yang
    bertebaran di meja. Mereka mengobrol
    dengan hangatnya meski sudah lama tidak
    berjumpa. Mereka pun lalu saling bertukar kabar selama sepuluh tahun terakhir. Pemuda 1: “Hai gimana kabarmu udah lama
    kita tidak bersua.”
    Pemuda 2: “Baik Bro iya neh ngga terasa
    sudah sepuluh tahun kita tidak berjumpa.”
    Pemuda 1: “Oh iya kok kamu bawa monyet?”
    Pemuda 2: “Siapa yang bawa monyet, gw bawa kambing Bro!”
    Pemuda 1: “Gw kagak nanya lo, yang gw
    tanya kambing lo!”

  36. Beli Soto Tanpa Ayam

    Di sebuah pasar yang sangat riuh terdapat sebuah warung soto
    yang ramai dikunjungi para pembeli. Para
    pembeli tampak berjubel antre demi
    mendapatkan sepiring soto yang terkenal
    kelezatannya. Namun tiba-tiba ada seorang
    pembeli yang protes dan bertengkar dengan pedagang soto karena ia merasa membeli
    soto ayam tetapi tidak ada ayamnya. Si
    pedagang soto sendiri sedang repot karena
    sedang sibuk melayani pembeli lainnya.
    Pedagang soto pun dengan emosi memuncak
    melayani protes dari pembelinya. Pembeli : “Bang gimana seh?? Gw kan beli
    soto ayam kok ngga ada daging ayamnya
    payah neh”
    Pedagang: “Emangnya kalau lo beli jambu
    monyet harus ada monyetnya!!”
    Pembeli : “Sialan..loe!!”

  37. Nenek Menyeberang Jalan

    Pada suatu pagi yang cerah seorang nenek tampak kebingungan
    saat menyeberang jalan yang teramat ramai.
    Ia mencoba untuk menunggu sampai arus
    kendaraan mulai menyepi. Namun sesuatu
    yang dinanti tidak kunjung tiba. Sampai
    akhirnya ia nekat menyeberang jalan dengan kondisi arus kendaraannya masih sangat
    ramai. Tiba-tiba saja saat ia mulai melangkah
    menyeberang, sebuah sepeda motor nyaris
    menabraknya. Sang nenek pun kaget bukan
    kepalang saat pengendara sepeda motor
    memarahinya. Pengendara : “Wah gimana seh Nyeberang
    jalan kok ngga lihat-lihat.”
    Nenek : “Dasar lo naik motornya
    kenceng-kenceng.”
    Pengendara : “Makanya hati-hati kalau mau
    nyeberang dasar bego!!!” Nenek : “Lo aja yang bego. Nabrak
    nenek-nenek aja gak kena!!”
    Pengendara : “Haaa…”

  38. Bayi Mirip Bule

    Pada suatu hari di sebuah klinik bersalin, seorang suami sedang
    harap-harap cemas. Pasalnya sang istri
    tercinta yang sedang hamil dalam proses
    persalinan. Detik demi detik pun akhirnya
    berlalu, sang bayi mungil pun akhirnya
    muncul ke dunia fana. Sang suami girang bukan kepalang. Sayang seribu sayang,
    kegembiraannya tiba-tiba musnah ketika
    melihat sang bayi yang mirip bule. Padahal
    dia dan sang istri pribumi tulen. Sang suami
    pun lalu menanyakan persoalan tersebut
    kepada Sang Istri tercinta. Suami : “Anak siapa ini Bu? Kok ngga mirip
    bapaknya? Malah lebih mirip Brad Pitt?”
    Istri : “Itu anak kita Pak…”
    Suami : “Ah masak ngga percaya aku…”
    Istri : “Itu 80 persen anakmu Pak..sisanya
    butuh donor asing untuk memperlancar pembangunan..”

  39. Vonis Penjara Lelaki Tua

    Seorang lelaki tua berusia sekitar tujuhpuluh tahun meringkuk di kursi pesakitan. Ia tampak gelisah menunggu vonis terlontar dari mulut Sang Hakim terkait kasus pembunuhan. Setelah
    beberapa jam sidang berjalan akhirnya vonis pun terlontar dari mulut Sang Hakim.
    Hakim : “Saudara terdakwa, pengadilan
    akhirnya memberikan hukuman penjara
    selama tiga puluh tahun potong masa
    tahanan.”
    Lelaki Tua : “Waduh Pak Hakim, saya tak
    mungkin tahan untuk menyelesaikan hukuman itu”
    Hakim : “Jangan khawatir Pak.Kekurangannya akan dibayar anak-cucu Anda.”
    Lelaki Tua : “Haaa…”

  40. Cewe Cantik Dituduh Maling

    Seorang perempuan sexy bernama Maria kepergok seorang
    satpam membawa pancing di sebuah kolam
    penangkaran ikan arwana. Sang satpam pun
    menuduh Maria akan mencuri ikan. Maria pun
    dengan sigap membantah tuduhan sang
    satpam. Satpam: “Eh kamu mau mencuri ikan disini
    yak?”
    Maria : “Jangan mengada-ada Pak, saya kan
    tidak mancing disini.
    Satpam: “Memang tidak, tapi Anda bawa
    pancing!” Maria : “Kalau gitu saya laporkan Anda ke
    polisi.”
    Satpam: “Kenapa, memangnya saya mau
    perkosa situ?”
    Maria : “Memang tidak. Tapi Anda juga bawa
    alatnya.”

  41. Impian Seorang Pencopet

    Pencopet yang baru saja tertangkap sedang dibawa ke kantor
    polisi dengan mobil patroli. Pencopet tersebut
    tampak riang gembira saat perjalanan
    menuju kantor polisi. Seorang polisi yang
    mengawalnya pun merasa heran dengan
    tingkah laku pencopet tersebut. Ia pun lalu mencari tahu penyebab senyum sang
    pencopet. Polisi : “Dari tadi kulihat kamu senyum-
    senyum. Lo seneng ya ditangkap?”
    Copet : “Bukan, Pak. Saya senang karena
    impian saya akhirnya tercapai.”
    Polisi : “Impian apa?”
    Copet : “Impian bisa naik mobil polisi.” Polisi : “Haaa…dasar..”

  42. Pria Idaman Wanita

    Pada suatu pagi, di sebuah warung kopi sepasang wanita sedang
    membicarakan sesuatu. Mereka tampak
    asyik membicarakan tentang pria idaman.
    Rachel yang sudah lama menjomblo
    mengidamkan seorang laki-laki yang bisa
    menjadi pasangan seumur hidupnya. Sementara, Raras yang sudah bersuami
    mencoba memberikan saran kepada
    sahabatnya agar dapat cepat dikaruniai
    jodoh. Rachel : “Ras kenapa yak kok gw susah
    banget dapat jodoh.”
    Raras : “Sebenarnya pria idaman kamu yang
    seperti apa seh? Kemarin dah gw kenalin
    seorang pria mapan lo malah tolak”
    Rachel : “Gw butuh pria yang pandai menyanyi dan melawak. Yang selalu
    menghibur saya saat sedang susah, selalu
    ada di rumah setiap malam, dan bisa diam
    saat saya sedang tak ingin bicara.”
    Raras : “waduh sepertinya lo tidak
    membutuhkan pria, yang lo butuhin adalah Televisi.”

  43. Jualan Asbak

    Seorang penjual asbak tampak sibuk menjajakan barang
    dagangannya di sebuah terminal bis.
    Terminal bis tersebut tampak sangat ramai
    apalagi saat ini sedang musim liburan akhir
    tahun. Penjual asbak tersebut tampak agresif
    mendekati dan membujuk para pengunjung terminal. Penjual asbak lalu menghampiri
    seorang lelaki paruh baya yang memakai
    pakaian mewah. Ia berpikir lelaki tersebut
    dapat menjadi pembeli potensial. Penjual : “Mau beli asbak ngga, Pak? Murah
    lho..limabelas ribu dapet tiga.”
    Pengunjung : “Ngga ah..”
    Penjual : “Kenapa Pak? barangnya
    berkualitas lho murah lagi sedang obral
    neh..mau ambil berapa Pak?” Pengunjung : “Aduhhh… Mas saya ngga
    merokok..”
    Penjual : “Saya menawarkan asbak, Pak,
    bukan rokok.”
    Pengunjung : “Dasar sinting..”

  44. Pengacara Kelas Kambing

    Di sebuah kantor firma hukum, seorang tersangka kasus
    penyerobotan tanah menemui seorang
    pengacara yang terkenal handal. Sang klien
    pun lalu menceritakan panjang lebar tentang
    kasus yang telah menjeratnya. Sang
    pengacara dengan seksama mendengarkan paparan dari kliennya. Setelah selesai,
    mereka pun membicarakan tentang masalah
    fee. Pengacara: “Apa Anda sudah mengirim uang
    untuk menangani kasus ini pada sekretaris
    saya?”
    Klien : “Sudah, tapi uang itu ditolak karena
    tidak sesuai tarif katanya. Kemudian saya
    disuruh menemui pengacara kelas kambing saja.”
    Pengacara: “Lalu, apa yang Anda lakukan?
    Klien : “Ya, saya menemui Anda.”
    Pengacara: “Haaa…???”

  45. Makan Sayur Lebih Berwarna

    Bu Siti kesal sekali pada Boni, anak laki-lakinya yang susah jika disuruh makan sayur. Boni memang tidak suka dengan segala jenis sayuran, Boni lebih suka menyantap makanan yang berbahan
    daging. Bu Siti pun berusaha keras membujuk Boni agar suka memakan sayur mayur dengan menawarinya sop sayur bayam.
    Siti : “Nah, sekarang makan sayur bayamnya ya nak!!!”
    Boni: “Emang kalau Boni makan bayam bisa
    tumbuh besar Bu.”
    Siti : ” Tidak hanya itu sayur bayam akan
    memberikan warna pada pipimu agar lebih cerah.”
    Tino: “Mungkin juga begitu, tapi siapa yg ingin punya pipi hijau?”
    Siti : “Hmmm….”

  46. Berlari Ke Kantor

    Pada suatu pagi, dua sahabat lama kembali bertemu dalam sebuah
    acara reuni. Mereka kemudian mengobrol
    dengan hangatnya. Obrolan masih seputar
    kenangan semasa kuliah bersama. Hingga
    akhirnya obrolan pun berlanjut kemasalah
    pekerjaan. Mereka pun tampak antusias menceritakan suka duka selama bekerja. Bobi : “Min, dengan apa biasanya kau
    berangkat ke kantor?”
    Amin: “Lari donggg.”
    Bobi : “Wah, hebat sekali kau Min. Nggak
    takut terlambatkah? Setahuku kantormu
    jaraknya jauh sekali dari rumah kau.” Amin: “Nggak sih aku selalu tepat waktu kok
    tidak pernah terlambat. Cuma aku sering
    dimarahi kondektur. Kata kondekturnya, di
    dalam bus kota dilarang lari-lari!”
    Bobi : “Sialan Kau!!!”

  47. Anak Yatim Dipukuli Ayahnya

    Pada suatu pagi di halaman sebuah kampus, dua mahasiswa yang akan segera diwisuda sedang duduk-duduk santai di bawah pohon beringin.
    Mereka tampak asyik main tebak-tebakan
    untuk menguji kompetensi sang sarjana. Bona yang baru saja lulus sebagai mahasiswa sastra dan bahasa Indonesia pun mendapat pertanyaan dari koleganya yang baru lulus sebagai mahasiswa teknik. Bona pun tertantang untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut.
    Amir : “Eh, mana kalimat yg benar? Anak
    Yatim itu dipukuli ayahnya atau Anak yatim
    itu dipukulkan ayahnya.”
    Bona : “Ya pasti, Anak yatim itu dipukuli
    ayahnya, dong!!!”
    Amir : “Salah tuh..” Bona : “Terus yang bener apaan dong??”
    Amir : “Nggak ada yg bener, soalnya mana
    ada anak yatim yang punya ayah.”
    Bona :”…….Hmfffffffffffff..”

  48. Berat Ideal

    Seorang istri yang super cerewet meminta suaminya untuk
    mengantar ke dokter untuk memeriksakan
    kesehatannya. Sang suami yang super
    penurut pun memenuhi permintaan istri
    tersayang. Setelah pemeriksaan selesai, sang
    dokter pun lalu menerangkan hasil pemeriksaan kesehatannya. Dengan
    seksama, pasangan suami istri itu pun
    mendengarkan hasil pemeriksaan. Istri : “Bagaimana Dok hasil
    pemeriksaannya. Apakah ada masalah
    kesehatan di tubuh saya?”
    Dokter: “Ibu hanya terlalu kurus. Biar ideal,
    mestinya ditambah 200 gram lagi.”
    Istri : “Nah Pak, kau dengar sendiri kata Dokter. Kalau begitu nanti kita ke toko emas.
    Belikan aku kalung 200 gram, biar beratku
    ideal!!”
    Suami : “Haaa…???”

  49. Kacang Bisa Menggemukkan

    Pada suatu pagi yang cerah, Ani menuju ke tempat kerjanya
    dengan menumpang bis kota. Untuk
    menghilangkan kejenuhan, ia pun lantas
    memakan camilan berupa kacang rebus. Ani
    pun sangat menikmati camilan yang murah
    dan gurih tersebut. Agar kelihatan sopan, Ani pun menawari kacang kepada seorang
    wanita yang duduk di sebelahnya yang
    bernama Uni. Ani : “Mba mau kacang ngga? enak lho
    silahkan kalau mau ambil aja.”
    Uni : “Ngga Mba terimakasih.”
    Ani : “Lho kenapa Mba?”
    Uni : “Soalnya kacang bisa menggemukkan…”
    Ani : “Masak seh buktinya apa?” Uni : “Buktinya…lihat aja gajah”
    Ani : “Oalah……”

  50. Frekuensi Gosok Gigi

    Pada suatu pagi, di balai desa Maju Mundur diadakan penyuluhan
    kesehatan. Penyuluhan kesehatan dipandu
    seorang dokter cantik nan sexy dari kota
    seberang. Para peserta pun tampak sangat
    antusias mengikuti acara penyuluhan
    tersebut. Untuk sesi pertama, sang dokter pun fokus pada kesehatan gigi. Dokter : “Saya ingin tahu seberapa sering
    bapak-bapak menggosok gigi?
    Warga 1 : “Kalau saya 3x sehari Bu Dokter!!!”
    Dokter : “Bagusss..”
    Warga 2 : “Alah gitu aja sombongg..saya bisa
    12x lho” Dokter : “Lho kok bisa?”
    Warga 2 : “Bisa aja Bu Dokter yaitu tiap
    Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli,
    Agustus, September, Oktober, November, dan
    Desember.”
    Dokter : “Oh kirain..”

  51. Arti Mimpi

    Pada suatu pagi, seorang wanita sexy bernama Juliete
    tersenyum-senyum sendiri usai terbangun
    dari tidurnya. Usut punya usut ternyata ia
    baru saja bermimpi mendapat hadiah. Merasa
    penasaran dengan arti mimpinya, ia pun
    langsung menanyakan perihal mimpi tersebut kepada suaminya. Istri : “Pa, tadi malam mama mimpi diberi
    hadiah lho. Kira-kira apa yak arti mimpi
    tersebut?”
    Suami : “Oh iya tunggu nanti sore yak kau
    pasti akan tahu jawabnya.”
    Istri : “Okay Pa…” Sang istri pun langsung membayangkan
    mendapat hadiah cincin berlian dari
    suaminya. Sore hari pun menjelang, Sang
    Suami pulang dari kantor. Sang istri yang
    sudah dag dig dug menanti hadiah cincin
    berlian tiba-tiba marah bukan kepalang. Bukannya mendapat hadiah cincin berlian, ia
    malah mendapat bingkisan dari suaminya
    yang berisi buku tafsir mimpi.

  52. Cari Duit Sendiri

    Pada suatu hari Ali yang masih duduk di kelas 4 SD mendadak
    kepergok sedang merokok oleh pamannya.
    Merasa ikut bertanggungjawab dengan
    perkembangan Ali, sang paman pun
    melaporkan kejadian tersebut kepada
    bapaknya Ali. Ali pun langsung didamprat oleh bapaknya sambil diberi wejangan
    secukupnya. Bapak : “Ali kamu tuh ngga boleh merokok
    sebelum bisa cari duit sendiri.”
    Ali : “Baik Pak.”
    Keesokan harinya, Ali kembali kepergok
    merokok kali ini bapaknya sendiri yang
    memergokinya secara langsung. Sang bapak pun marah bukan kepalang.
    Bapak : “Ali gimana seh kemarin kan sudah
    bapak bilangin kalau mau merokok
    syaratnya harus bisa cari duit sendiri.”
    Ali : “Lho Ali kan sudah bisa cari duit
    sendiri Pak.” Bapak : “Haaa cari duit dimana? (terheran)
    Ali : “iya td Ali cari di lemari Bapak
    hehehe…”

  53. Ayahku Hebat

    Tiga bocah sedang berkumpul di sebuah gubuk. Mereka tampak
    asyik bersenda gurau sambil menikmati
    pemandangan sawah yang terhampar di
    sekeliling mereka. Ketiga bocah itu pun mulai
    memamerkan ayah mereka masing-masing.
    Budi yang bapaknya seorang tentara tampak sangat bangga dengan profesi ayahnya. Budi : “Ayahku TNI. Kupanggil Ayah, nanti
    kalian bisa ditembak.”
    Juni : “Alah… ayahku lebih hebat lagi. Ayahku
    seorang jaksa kalau kalian macam-macam
    bisa diseret ke pengadilan.”
    Suli : “Kalau ayahku pengangguran. Kalau kalian menggangguku, aku panggil ayahku
    sekarang…”
    (kontan saja Budi dan Juni ketakutan)

  54. Menawar Tukang Becak

    Tante Jenny yang terkenal cerewet bin bawel akan pulang dari
    pasar. Ia pun langsung memanggil tukang
    becak. Tukang becak pun dengan antusias
    memenuhi panggilan Tante Jenny. Tante
    Jenny pun segera menawar tarif becak agar
    dapat harga yang lebih murah. Tukang becak pun senang-senang saja ditawar oleh Tante
    Jenny. Tante Jenny : “Bang ke jalan Nanas Rp 5000
    aja ya?”
    Abang becak : “Waduh jauhnya segitu
    bagaimana kalau Rp 7000 aja Tante?”
    Tante Jenny : “Halah, itu mulut gangnya kan
    sudah kelihatan dari sini.” Abang becak : “Iya emang kelihatan,
    matahari dari sini juga kelihatan Tante!!!”
    Tante Jenny : “Wekss..”

  55. Cewek : “Mas kerja dimana?”
    C0w0k : “Saya cuma ada usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali…”
    Cewek : “(W0W…Konglomerat pasti!)… Mas tinggal dimana?”
    C0w0k : “Pondok Indah Bukit G0LF…”
    Cewek : “(W0W kereenn…Rumah 0rang-0rang “The Haves”) Pasti gede rumahnya yah…?”
    C0w0k : “Ngga ah…Biasa aja koq…cuma 3000 m2…”
    Cewek : “(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah…?”
    C0w0k : “Sedikit koq…Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda…”
    Cewek : “(Wah c0w0k idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri…?”
    C0w0k : “Hmm…Sampai saat ini belum tuh…hehe…”
    Cewek : “(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya…) Mas mer0k0k??”
    C0w0k : “Tidak…r0k0k itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh…”
    Cewek : “(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?”
    C0w0k : “Tidak d0nk…”
    Cewek : “(Gilee…Cool abissss!!) Mas suka maen judi??”
    C0w0k : “Nggak…ngapain juga judi? ngabisin duit aja”
    Cewek : “(0oohhhh…So sweett…) Mas suka dugem gitu ga??”
    C0w0k : “Tidak tidak…”
    Cewek : “(Iihh…sh0leh banget nih c0w0kk!) Mas udah naik haji?”
    C0w0k : “Yah…baru 3x dan umr0h paling 6x…”
    Cewek : “(Subhanallah…cal0n surgawi…) H0binya apa sih mas?”
    C0w0k : “BOH0NGIN 0rang……”

  56. jangan marah dan menghujat DPR. karena mereka sudah mewakili
    seluruh kepentingan rakyat.

    Rakyat mau kaya sudah diwakili mereka
    Rakyat mau mobil mewah sudah diwakili mereka
    Rakyat mau gaji gede sudah diwakili mereka, mau
    tempat kerja nyaman dengan ruangan ber AC sudah
    diwakili mereka,
    Rakyat mau jalan jalan keluar negeri sudah diwakili mereka. kesimpulannya
    semua keinginan rakyat sudah terpenuhi……………. wkwkwkwkwk

  57. permisi yg punya room…berbagi cerita seru jg…

    “Salam Perkenalan”

    Seorang guru bermaksud melatih anak-anak didiknya di sekolah dasar untuk
    memupuk rasa percaya diri mereka.
    Guru tersebut meminta mereka untuk memperkenalkan diri sekaligus
    mengungkapkan cita-cita mereka.
    Doddi berdiri dan berkata :
    “Nama saya Dodi. Kalau besar nanti saya ingin menjadi pilot, jadi saya
    bisa pergi ke Amerika, Eropa, Australia dan sebagainya”,
    “Bagus sekali Dodi. Terimakasih. Siapa lagi?”, tanya Bu Guru.
    Seorang anak perempuan yang duduk di tengah berdiri dan berkata,
    “Nama saya Shanti. Kalau besar nanti, Shanti ingin jadi ibu rumah tangga
    dan punya anak yang manis.”
    “Bagus. Jadi ibu rumah tangga merupakan cita-cita yang mulia. Siapa
    lagi?”.
    Si Zaenal berdiri dan berkata,
    “Saya Zaenal, nanti kalau sudah besar saya akan membantu Shanti mencapai
    cita-citanya…..”.

    “Sepatoe Boeaya”

    Seorang perempuan ingin memiliki sebuah sepatu dari kulit buaya.
    Diapun pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.
    “Mahal amat sih,” tanya si perempuan.
    “Kalau ingin murah ya menangkap buaya sendiri saja sana”, ketus si
    pemilik toko.
    Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke
    sungai besar di daerah situ sambil membawa senjata api.
    Beberapa saat kemudian si pemilik toko datang dan terkagum-kagum melihat
    tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai.
    Sementara itu si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan
    senjatanya ke seekor buaya lainnya.
    Suara tembakan terdengar, kemudian si perempuan menyeret buaya ke-empat
    ke pinggir sungai dan kemudian menyumpah,
    “Sialan..!! Yang ini juga nggak pakai sepatu..!.”

  58. “naik kelas”

    Bu Sri, seorang guru kelas satu SD NingNong,
    sangat kesal dengan seorang muridnya yang bernama Joko.
    Bu Sri: “Joko, mengapa kamu tidak mau mengikuti pelajaran di kelas?”
    Joko: “Saya anak cerdas, pelajaran kelas satu terlalu mudah untuk saya,
    bahkan saya dapat mengerjakan semua soal punya kakak saya yang dikelas tiga.
    Seharusnya saya ada dikelas tiga juga!”
    Bu Sri merasa kesal. Ditariklah si Joko ini keruang Kepala Sekolah.
    Ketika si Joko menunggu di depan ruang Kepala Sekolah, Bu Sri menjelaskan pada Pak Amir,
    Kepala Sekolah NingNong, mengenai kelakuanmuridnya yang bernama Joko ini.
    Pak Amir kemudian ingin mengetahui seberapa pandai si Joko ini sehingga ia berkeinginan
    ditempatkan dikelas tiga, apabila ia tidak dapat menjawab test yang diberikan
    oleh Pak Amir, maka ia harus kembali sebagai murid kelas satu dan berkelakuan yang sepantasnya,
    atau apabila tidak menurut maka orang-tuanya harus dipanggil. Bu Sri setuju.

    Pak Amir (PA): “Joko, berapa 3×3?”
    Joko (J): “9!”

    PA: “Berapa 6×6?”
    J: “36!”

    Kemudian Pak Amir memberikan test-test berikutnya sesuai dengan matapelajaran kelas tiga SD
    dan semua pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan benar oleh sang genius Joko.

    Pak Amir lalu berkata pada Bu Sri: “Saya rasa Joko dapat langsung dipindahkan ke kelas tiga.”

    Bu Sri (BS): “Pak Amir, mohon tunda dahulu keputusan ini.
    Saya akan memberi-kan beberapa pertanyaan lagi pada Joko”Pak Amir dan Joko
    setuju.

    BS: “Joko, apa yang dimiliki sebanyak empat buah oleh seekor sapi sedangkan saya hanya punya dua?”
    Dengan cepat Joko menjawab: “Kaki!”

    BS: “Apa yang ada dicelanamu tapi tak ada di celana saya?”
    J: “Saku!”

    BS: “Coba tebak sebuah benda dalam bahasa Inggris yang dimulai dengan huruf ‘C’
    dan diakhiri huruf ‘T’, dimana benda tersebut berambut, bulat, lonjong,
    dan mengandung cairan berwarna putih?”
    J: “Coconut!”

    Kening Pak Amir berkerut dengan mata membelalak…
    BS: “Benda apa yang dimasukan dalam keadaan keras, kemudian
    memerah, dan dikeluarkan setelah lembek dan lengket?”
    J: “Permen karet!”

    BS: “Apa yang dilakukan pria dalam kondisi berdiri, wanita dengan duduk,
    dan anjing dengan satu kaki diangkat?”
    J: “Jabatan tangan!”

    BS: “Sekarang saya akan bertanya mengenai ‘Siapa saya’,okay?”
    J: “Ya, Bu Sri.”

    BS: “Kamu memasukan tiang kamu pada saya. Kamu mengikat saya untuk membangkitkan saya.
    Saya basah sebelum kamu basah. Siapa saya?”
    J: “Tenda!”

    BS: “Sebuah jari memasuki saya. Kamu menggerakan si jari tersebut.
    Pengantin pria adalah yang pertama melakukannya. Siapa saya?”
    J: “Cincin Kawin!”

    BS: “Saya terdiri dari berbagai ukuran. Ketika saya sakit, cairan menetes. Siapa saya?”
    J: “Hidung!”

    BS: “Saya mempunyai pentungan keras. Ujungku dapat menembus. Siapa saya?”
    J: “Panah!”

    BS: “Saya test kamu dalam bahasa Inggris lagi.
    Sebutkan sebuah kata yang dimulai dengan huruf ‘F’ dan diakhiri
    huruf ‘K’ yang dapat memberikan kenikmatan?”
    J: “Firetruck!”

    Pak Amir langsung menyela Bu Sri supaya tidak menanyai Joko lebih lanjut
    sambil berkata: “Bu Sri, taruh Joko dikelas lima.
    Dia lebih pandai dari saya dimana jawaban saya
    untuk sepuluh pertanyaan terakhir tidak ada yang benar..!!”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s